… there’s big guy next to me, and his gigantic body has already fell on me.. three times while he was sleeping.. arrgghh
Haha, kontan aku tak bisa menahan tawa saat menerima sebuah pesan singkat itu pagi ini. Saat itu si pengirim sedang perjalananan lintas kota yang memakan waktu sekitar 5 jam perjalanan dengan topografi berkelok dan jalanan dengan lapisan aspal yang rusak. Which is, perjalanan akan lebih menyenangkan dengan menenggak 2 butir antimo, dan kemudian terlelap.
Kebayang gimana rasanya, pasti pengen ngamuk-ngamuk, treak-treak sampe keluar air mata, sambil menghentak-hentakkan kaki. Kejadian seperti itu mungkin bukan hanya dialami si pengirim pesan singkat itu. Beberapa di antara kita tentu pernah mengalaminya. Entah sebagai si pengirim pesan singkat atau pun sebagai big guy nya.
Mau menyalahkan siapa? Yang bikin bus karena bikin bangku ga compatible dengan ukuran tubuh, menyalahkan orang kok punya badan gede banget, atau menyalahkan diri sendiri karena salah memilih tempat duduk? Bukan bermaksud menggurui (karena jika itu terjadi pada ku mungkin, kekesalanku tak akan jauh berbeda sama seperti yang pernah merasakannya), tapi yang lebih penting adalah ber tepo seliro. Ikut merasakan apa yang orang lain rasakan.
Jika kita orang yang duduk di sebelah big guy itu, maklumilah. Mungkin bukan mau nya dia punya badan gede kaya gitu. Percaya atau tidak, hampir semua orang gede, tidak nyaman dengan ukuran tubuhnya dan berusaha keras untuk diet (bahkan aku pun sedang berusaha keras). Kalo udah ga tahan, berani lah untuk menegurnya dengan kalimat yang udah sangat diperhalus (kalo bisa). Ga ampuh, ya udah silahkan nangis-nangis, uring-uringan, hentak-hentakkan kaki, kemudian tarik napas dalam-dalam dan berdoa agar segera sampai tujuan dengan selamat.
Jika kita sebagai big guy itu, all u have to do is diet, no cheeseburger and cokes, dont ever fall a sleep or take ur own transportation. hihi


sedot lemak efek samping nya apa ya, selain bikin kantong jebollll. hehe.
By: Brahmasta on June 5, 2009
at 1:02 pm
it’s hard to believe, but yes it’s d*mn real, dear!
By: kaka itoy on June 5, 2009
at 1:58 pm