Posted by: dinnasabriani | September 20, 2009

Rumah 1430 h

Aku memandang ke rumah itu. Ke setiap sudutnya. Rasanya sudah lama aku tidak berkunjung ke sana. Dan di hari yang fitri ini, tentu wajib bagi ku untuk mampir dan bersilaturahmi. Rumah tampak lengang. Tidak lagi bersahaja seperti lebaran-lebaran sebelumnya. Apa yang salah ini.

Mereka satu per satu diam, tak hangat. Tak sumringah di hari raya yang fitrah ini. Apakah mereka juga merasa tak menang di hari kemenangan ini. Aku memandangi mereka dalam. Tak ada yang salah. Hidup mereka masih sebaik sebelumnya. Mereka semua lelaki gagah yang bijak dan perempuan cantik yang pintar. Andai aku seperti mereka, aku yakin orangtua ku berbangga dan mendulang beribu syukur.

Ah, tawa mereka  masih sama. Canda dan kehangatan yang tercipta tak sedikit pun redup. Karena aku tau mereka bijak dan pintar. Walau pun perih luka masih tersimpan. Mereka begitu kuat dan tangguh. Begitulah yang orang-orang harapkan pada mereka.  Begitu pula dengan ku.

Suasana lebaran kali ini memang berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Perbedaan yang seharusnya menuju perubahan yang lebih baik. Sekilas memang terlihat tak baik. Sebagian mungkin akan memandang sebelah mata. Ada yang kasian. Atau menghinakan. Memprihatinkan. Tapi, Allah Swt punya maksud di balik ini semua. Sekeras-kerasnya kita berusaha, tak kan hasil tanpa kehendak-Nya. Kehidupan dunia memang akan jauh dari sempurna. Keikhlasan dan rasa syukur yang membuat nya istimewa.

Kita tak berdaya apa-apa. Rupa, harta dan bahagia, hanya titipan. Akan dikembalikan jika sudah waktunya. Akan diambil jika sudah selesai jodohnya. Dan mereka akan selalu menjadi kebanggaanku. Tak peduli orang bilang apa.

Mohon maaf lahir dan batin. Selamat hari raya Idul Fitri 1430 h.


Responses

  1. subhanallah nil, i’m touched :(

    • lucky you, bro. lucky us! be grateful :)

  2. sabar ya tante maru..
    i believe u and the other are strong enough to face it..just try not to lose on faith

    • makasi ya, yah. peluk dan cium buat maru :)

  3. MINAL AIDHIN WAL FAIZIN….

    • maaf lahir dan batin juga, mas sakti. salam buat mamatio, mas tio dan dede aria. love u all!

  4. Nothing’s perfect in this world Dinna. Hope u can face it with everyone loves u. Bersemangat!!!
    After lebaran harus lebih baik dari sebelumnya… Amiiin.


Leave a response

Your response:

Categories