Seawalker-Bali

Tidak harus punya keahlian khusus seperti Scuba Diving, untuk menikmati indahnya alam bawah laut. Bahkan keahlian berenang pun tidak diperlukan.

Aku menuju Santrian Beach, tepatnya di Hotel Puri Santrian, Sanur. Sebelum melakukan perjalanan bawah air, kita di brief agar aman dalam melakukan wisata tersebut.

Yang penting, kita bisa menyeimbangkan tekanan tubuh dengan bawah laut agar telinga tidak sakit. Caranya sama seperti ketika telinga terasa sakit pas naik pesawat. Menelan ludah, menggerak-gerakkan rahang atas dan bawah, atau menutup hidung lalu meniupnya. Dan disarankan untuk melakukannya sesering mungkin.

Selain itu, ketika dibawah air sebaiknya berjalan dengan melangkah. Jangan menyeret kaki. Karena pasir-pasir dapat naik dan menghalangi pandangan.

Kita diajarkan pula kode-kode dengan tangan seperti “ok, turun, naik, berlutut, trouble” dan lain-lain, karena ketika di bawah air ketika tidak bisa mendengarkan suara.

Setelah briefing dirasa cukup, aku dan teman-temanku pun bersiap-siap berganti baju. Di sediakan tempat khusus yang memadai juga handuk.

Dan perjalanan pun di mulai.

Untuk menuju ke tengah laut, aku menaiki perahu motor dan sekitar 5 menit saja, sampailah aku di sebuah kapal tempat nantinya aku akan turun ke bawah laut.

Untuk turun, aku dilengkapi sebuah helm (kaya astronot) yang beratnya mencapai 38 kg. Tapi, tenang saja, ketika di dalam air beratnya hanya mencapai 6 kg. Jadi, ketika helm sudah dipsang ke kepala, kita harus langsung masuk ke dalam air. Soal udara, para kru nya akan terus mengirimkan melalui selang yang dihubungkan ke helm, jadi, helm tidak akan penuh terisi air. Karena tekanan udara yang masuk akan menekan air yang masuk ke dalam helm.

Dan, hohohoohoh, jadi lah aku menikmati keindahan alam bawah laut.

Sebelum benar-benar sampai ke dasar laut, aku sempat mengalami trouble di kuping ku. Tapi alhamdulillah, aku bisa menyeimbangkan, dengan menutup hidungku.

Subhanallah, ikan-ikan yang ada di bawah laut sangat beragam. Warna-warni. Dan indah. Juga terumbu karangnya.

Aku berinteraksi langsung dengan ikan-ikan itu, memberi makanan dan sesekali jari ku digigit. Aku berusaha menangkap ikan-ikan itu. Tapi, ikan itu begitu lincah. Sulit kutangkap.

Di bawah laut, aku tak henti mengucap kagum dalam hati.

Waktu udah habis, kurang lebih sejam dibawah laut, terasa begitu singkat.

Benar-benar pengalaman yang tak terlupakan. Membuatku semakin kagum akan kebesaran Allah swt yang maha indah.

Aku harus melanjutkan perjalanan. Alhamdulillah, terima kasih Club Aqua. Terima kasih Trans TV.

3 thoughts on “Seawalker-Bali

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s