12 Desember, Setahun lalu

Entah kangen dengan siapa. Mungkin aku hanya merindukan bahagia. Bahagia yang sudah lama tidak mengunjungi hari-hari ku.

Ingat dulu betapa lepas, bebas, berbahagia nya aku, lahir dari keluarga yang beruntung. Begitu yang orang-orang bilang pada ku. Sekarang aku merindukan itu. Benarkah aku sedang merindukan sesuatu yang tidak mungkin..

Aku kangen andung ku. Yang sejak kecil menemani ku. Menemaniku menunggu bus sekolah. Mengajarkan kalau king itu artinya raja. Membuatkan ku segelas susu setelah pulang sekolah. Yang selalu titip coklat kalau aku pergi. Selalu mijitin tanganku ketika aku merasa ga enak badan. Memberiku uang seribu untuk tiap nilai 9 di raporku. Jumlah yang kecil dibandingkan dengan hadiah yang teman-temanku peroleh, tapi sungguh, aku benar-benar bangga dengannya. Yang selalu menemani ku tidur setiap malam. Yang tak pernah marah seberapa nakal pun aku. Beliau begitu kuat hingga penghujung usia nya. Beliau warna dalam hidupku. Dalam keluargaku. Dalam hidup ayahku.

Adakah beliau bahagia, jika tau aku sedang menangis sekarang..  Bukan karena tidak mengikhlas kannya. Bukan.

Tapi, kesepian ini. Kebisuan ini. Setelah kepergiannya. Aku ingin peluk andung, dan mengembalikan segala canda tawa, kebahagiaan, kebersamaan seperti sediakala.

Last Idul Fitri bersama Andung-1 Syawal 1428 h

Last Idul Fitri bersama Andung-1 Syawal 1428 h

12 Desember 2007, setelah 89 tahun andung hembuskan nafas di dunia. Selama hidup nya, andung meninggalkan seorang putra yang hebat,  juga cucu-cucu nya yang luar biasa. Andung menyisakan begitu banyak kenangan. Mewariskan kasih sayang, nilai-nilai islam, dan sikap bersahaja. Ya Allah yang maha kasih, beri andung tempat paling mulia di sisi-Mu.

9 thoughts on “12 Desember, Setahun lalu

  1. ada kalanya datang… ada kalanya pergi…
    ada rasa gembira… ada rasa sedih…

    manusia mempunyai roda perjalanan yang wajib dijalaninya…

    beliau telah sukses menjalani roda itu dengan hebat… dengan mengajarkan semua kebaikan, ibadah, dan makna hidup kepada anak2 dan cucu2nya…

    Kadang rasa rindu…. sangat manusiawi
    aku tau perasaan itu… sudah 3 kali kakek n nenekku meninggalkan kami bahkan aku ga bs pulang (karena kerja)

    I’m sorry 4 your grand-ma…
    turut berduka cita ….

    beliau pasti tau kalo km sangat menyayanginya….

  2. jadi inget nenekku di kampung ni
    setiap hari aku selalu berdo’a untuknya semoga Allah selalu menjaga, memberikannya kesehatan dan kebahagiaan

    beliau wanita tua yang tak kenal lelah
    tak pernah ketinggalan untuk sholat jama’ah di masjid di usianya yang menginjak 90an

    bahkan masih puasa senen kamis, meski kami sudah melarangnya

    semoga andung mendapat tempat terbaik disisiNya
    amin

  3. Dr crtamu,ak tau pasti andung adalah sosok nenek yg sgt bijaksana, sabar, pngrtian, pnyayang, dan pasti baek bgt ama cucu2nya.. Jdkanlah beliau sbg teladan dan contoh yg baek syg.. Blajarlah dr beliau,bgaimana cara menyayangi dan mncintai anak2 maupun cucu2nya! Spy km jg dicintai anak2 dan cucu2 qta..hehe. Luv u..
    “Ada saatnya manusia dilahirkan ke dunia.. Dan ada pula waktunya kembali ke sisi Allah SWT..” Ikhlas ya syg.. Skrg qta berdoa.. smga andung bsa mendapatkan tmpat yg mulia di sisi Allah SWT sesuai dgn amal dan kbaekan2ny slama hidup..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s