Warna Lebaran

Selesai sudah Lebaran 1431 h ini. Kita, satu per satu mulai kembali beraktivitas. Suasana lebaran masi sangat terasa di H + 4 Idul Fitri ini. Kantor masi sepi. Jalanan masi sangat bersahabat. Pembantu di rumah pun belum selesai mudiknya.

Tapi, lebaran memang  selalu memberikan warna dalam keseharian kita. Hari di mana berat badan mendadak naik beberapa kilo, di mana musuh seharusnya kembali menjadi saudara, dan hari di mana kita tidak perlu merasa berdosa untuk beli baju baru (dengan alasan lebaran).

Hampir semua, pasti akan merindukan suasana lebaran. Kita berharap umur dapat sampai di Ramadhan tahun depan. Andai setiap bulan Tuhan sale terhadap Pahala nya. *daydreaming* Andai setiap hari Jalanan sepi walaupun bebas 3 in 1. Dan setiap hari bisa bangun lebih siang dan mandi lebih sore😀

Lagi, saya adalah salah satu yang tidak merasa menang di hari Kemenangan ini. Terlalu banyak kesalahan, dosa, dan waktu yang terbuang percuma. Dan standar hidup, menyesal baru datang belakangann.

Saya, lima bersaudara. Dan ini adalah lebaran pertama kami, tanpa Imim. Memang sedikit lebay karena Imim tidak bisa pulang lebaran dalam rangka PTT dokter gigi nya, yang insyAllah akan selesai akhir November. Yah, tanggung, katanya. Kalau Imim pulang, pastinya saya tidak perlu cuci piring sendirian, bantuin mama masak sendirian, tidur sendirian, dan menghadapi fenomena-fenomena hidup yang aneh ini sendirian.

Baiklah, setiap tahun kita semua pasti punya kesan lebaran sendiri. Untuk semua Keluarga, sahabat, dan kerabat. Mohon maaf lahir batin, yaa. Mudah-mudahan kita ikhlas untuk kosong-kosongin salah, khilaf, benci dan dendam. Untuk semua kata, sikap, dan gerak gerik ku yang menyakitkan, mudah-mudahan sudah ikhlas untuk dimaafkan.

Hikmah lebaran: Susahnya menjadi baik, tapi menjadi jahat juga tidak semudah itu😉 tarik napas panjang.

Love,

Dinna

2 thoughts on “Warna Lebaran

  1. iiiihh… aku puasa malah turun 2 kilo.
    selain karena sempet sakit jg, sih. hihihi…
    wah, tahun ini aku lebaran ga beli baju baru tuh, din.
    tp banyak dpt hibahan baju kerja dr nieke.😄

    wah, dilla ga pulang ya?
    duh, aku belum pernah ngerasain lebaran tanpa keluarga, tuh.😦

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s