Kenapa iPad

” Ah, gw ga bakal beli iPad, fungsinya tanggung. “

” Emang buat apaan? Ga penting, kalau cuma buat gaya. “

” Gw tunggu iPad dua aja. Katanya bisa camera dan telepon. “

” Haha, gw rasa yang terlanjur beli iPad sekarang pada nyesel. Sekarang kan ada ****** *** lebih keren, bisa macem-macem”

Begitu komen beberapa teman yang kontra dengan sebuah teknologi komputer tablet bernama iPad yang sedang marak akhir akhir ini. Nama nya saja teknologi, ada yang secara fanatik menentang, di sisi lain malah ada yang sampai ‘keranjingan’. Sekadar info, iPad merupakan produk baru buatan Apple dengan layar sentuh 9,7 inci dan menggunakan sistem operasi iPhone OS.

Saya, sebagai bagian dari masyarakat yang biasa-biasa saja, memilih untuk berada di tengah-tengah. Keranjingan sudah pasti tidak. Tapi, untuk kontra atau bahkan antipati dengan komputer Tablet  keluaran Apple itu, jelas jelas tidak mungkin. Bagaimana, karena ‘Gagdet Keren’ itu sekarang telah menjadi anggota baru di tas ku. Mengikuti kebiasaan masyarakat Indonesia yang lain, ada barang kinclong dikit pengen punya.😀

Sekitar 3 bulan sudah, aku menikmati hari hari dengan ‘kemudahan’ yang ditawarkan si iPad ini. Ya, anggap saja memang kemudahan, seperti:

1. Browsing lebih puas, karena layar yang lebih lebar dibandingkan dengan menggunakan smartphone atau blackberry yang kita kantongi sekarang. Bahkan lebih lebar dari netbook yang aku pakai sekarang😀 Dengan layar nya yang luas, juga lebih enak untuk melihat lihat album foto. Tinggal geser, geser, untuk melihat foto selanjutnya.

2. Untuk pencinta games, jelas ini lebih menghibur. Games nya seru dan, kuakui, memang sempat bikin aku sedikit sibuk untuk mendapatkan score terbaik di beberapa games. Kalau orang-orang keranjingan Angry Birds, games sederhana semacam Fish Ball dan Unblocked Me cukup membuat ku geregetan.

3. Sebagai penikmat musik melalui iPod nano yang ga punya speaker, oke lah, iPad dapat memenuhinya. Aku ga perlu selalu menyumpel kuping dengan headset atau earphone.

4. Kalau dulu, blackberry dan iPod adalah teman anti mati gaya, iPad menjadi pelengkap untuk menghibur di saat mati gaya. Di saat menunggu antrian, atau menunggu orang yang telat datang pas janjian.

5. Dari pada bawa novel, majalah, atau buku setebal apaan, iPad jelas lebih memudahkan. Ukuran 9.7″ nya itu membuat kita lebih nyaman membaca. Buku dan majalah pun dapat langsung dibeli melalui aplikasi, kalau kita jeli, kita bisa dapat harga yang lebih murah daripada beli langsung hardcopy nya. Selain itu, e-books ini mengurangi kewajiban kita untuk membeli tambahan rak buku di kamar yang sudah kepenuhan. Satu lagi, bagi kita yang suka baca buku menjelang tidur, kita bisa membaca nya saat lampu kamar sudah mati. Ketika sudah kriyep-kriyep ketiduran, kita tidak perlu lagi susah payah untuk bangun mematikan lampu.

6. Bagi kita yang senang ber – Social Network melalui Facebook, Twitter, atau nge Blog, iPad dapat memuaskan kita. Walaupun sejujurnya, kenikmatan ber – Twitter melalui UberTwitter belum ada yang ngalahin🙂

7. Terakhir, batere nya yang awet dan buat gaya, mungkin termasuk ‘kemudahan’ yang diberikan sebuah iPad.

Apa keribetannya?

1. Karena ukurannya yang ‘tidak kecil’ iPad tidak bisa sembarang kita masukkan ke kantong. Untuk sekedar pergi makan siang ke warung depan, iPad kayanya agak ribet kalau dibawa. Bandingkan dengan blackberry yang selalu kita bawa kemana-mana.

2. Aplikasi, segala bayar. Aplikasi keren dikit, bayar😦 ini jelas bisa membuat ku, jika tidak bijaksana, perlahan bangkrut.

3. Ini yang paling berasa, karena OS nya bukan Windows, tidak mudah untuk melakukan pekerjaan dalam  word, power point, excel, dll. Jadi, iPad memang belum dapat menggantikan fungsi Laptop, PC, atau bahkan Netbook sekali pun dalam hal ini.

4. Oke, karena kebutuhan yang bertujuan untuk memudahkan komunikasi, pengeluaran rutin untuk berlangganan blackberry, sudah ku ikhlaskan. Dan memiliki iPad 3G, kita harus menambah satu list lagi tiap bulan nya, selain belanjaan semacam odol dan sabun.

Jadi, kenapa iPad? Nikmati saja, kemudahannya lengkap dengan kesulitannya🙂

*penulis sama sekali bukan tim sales atau distributor dari iPad. Hanya pengguna.

5 thoughts on “Kenapa iPad

  1. Kalo aku preffer Samsung Galaxytab mba, coz marketnya android gak bikin kantong bolong, kalo pun ada yg berbayar masi ada blackmarket droid yg ngasi gratisanya.. Open source githu loh ^_^
    Size juga lumayan, walupun masi gak muat di kantong, tapi gak gede2 banget lah, masi berani utak-atiknya di Kereta express

  2. dinnaaa, salam kenal:)
    gue ade, temen kampusnya dilla
    suka deh blognya, hidup banget:)
    umm, jd pengen install fish ball sama unblocked me juga ….

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s