Saat Dia Mengauuummm

Entah kenapa, satwa jenis Felidae ini selalu menarik perhatian saya. Harimau, singa bahkan kucing. Dari yang penampakannya sangar sampai yang lucu.

Bahkan, sempat terlintas dalam pikiran, saya ingin punya peliharaan semacam harimau atau singa. Tapi, realitanya, pilihan tetap jatuh pada kucing turunan persia, Simba namanya. Yaa, balik lagi, toh itulah yang paling masuk akal dipelihara. Bayangkan saja, jika saya akhirnya memelihara harimau atau singa. Bayangkan jika hewan itu ada di kamar saya? Lalu, apa yang harus saya lakukan untuk merawatnya? Bagaimana memandikannya, bagaimana saya harus menyanggupi kebutuhan makannya. Selintas, saya senang mengimajinasikannya, jika hewan hewan itu menjadi peliharaan saya, pastinya dia akan menjadi bodyguard dalam keseharian saya. Siapa yang berani macam-macam dengan wanita berkawal hewan buas? Hehe.

Selain memang, harimau atau singa, adalah hewan yang dilindungi. Kalau saya beli, waduhh, saya berani bayar berapa si?

Tapi, keseharian saya ternyata tidak se ekstrim itu. Saya menjadi biasa hanya berkawalkan, kucing manja (yang jauh lebih manja dari saya), si Simba itu.

Hari ini, saya euphoria! Untuk pertama kalinya sepanjang lebih dari seperempat abad saya hidup di dunia, dan sepanjang dasawarsa saya tinggal di ibukota, saya berkunjung ke Taman Margasatwa Ragunan. Itu juga bukan kepentingan liburan, tentu saja. Ga jauh-jauh, yaa, rencana liputan. Apa lagi?

Mulanya, yaa, Ragunan. Image Taman Margasatwa ini masih tak bergejolak dalam benak saya. Jauh pasti dibandingkan Taman Safari di Cisarua, Bogor itu. Karena ini kunjungan pertama saya, maka tak bisa lah saya membandingkan suasana dan kondisinya dengan Ragunan yang dulu. Katanya, si, Ragunan sekarang jauh lebih bagus. Okelah, saya terima saja opini itu.

Berkeliling, sesederhana apa pun, kehidupan satwa selalu menarik. Yaa, meski dari fasilitas, sana sini, masih banyak yang perlu diperbaiki.

Harimau putih. OKE! Kita harus melipir ke sini. Woohoo! Ayu, namanya. Dia mengaumm. Ada apaaa? Kebanyakan kunjungan ke kebun binatang, hewan-hewan buas ini biasanya tampak tenang. Tak jarang, hanya tertidur. Bener kan? Hehe.

Excited! Entah apa lagi kata, saat saya mendengar aum an si Ayu, yang menggelegar seantero kebon. Jika biasanya saya benci suara yang menggelegar semacam makian manusia, tidak dengan harimau putih ini.

Terima kasih, untuk mobil logo TV kali ini. Pawang harimau, pak Sofyan membukakan pintu untuk kami. Dan saya menjadi hanya sejarak 10 cm dengan harimau-harimau ini. Besar, percayalah hewan ini sangat besar dan sangar. Deg-deg an! Saya bertemu Srikandi, harimau tertua di Ragunan. Lahir tahun 1998, sudah 13 tahun usianya, dan dia sedang mengandung anaknya yang ke, – mmmh, lupa nanya – Well, Ragunan sendiri merawat 9 ekor harimau putih, meski saat itu saya tidak sempat bertemu dengan semuanya.

Kata Pak Sofyan, aum an itu karena dia lapar. Tapi, Pak Sofyan sengaja menunda memberinya makan. Yaa, harus antri. Gantian dengan yang lain. Sabar ya, Ayu. Hehe. Setiap harinya, harimau harimau ini diberi makan 6 kg daging. Daging apa saja, sesuai selera si satwa. Ada yang suka ayam, sapi, bahkan celeng. Ya, hampir sama kaya kita bukan? Selera mereka pun beda-beda.

Meski sudah lebih dari 20 tahun bercengkerama dengan harimau, pak Sofyan tak pernah sekalipun, bersentuhan langsung dengan harimau-harimau ini. Ini buas. Benar benar buas. Salah-salah. habislah.

Dan, kita tak akan terlalu lama di sini. Tak tahan dengan bau makanan harimau-harimau ini. Meski sama-sama penyuka daging dagingan, tapi saya tidak suka yang tidak matang. Kudu, digoreng, direbus, apalagi digulai. Suka. Saya tak suka makanan harimau-harimau ini, apalagi tak berbumbu sama sekali.

Hey, hey, dear Ayu, Srikandi, and team. Be good and be awesome yaa. Nice to see you.😉

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s