Single or Married. Tetep Fun!

Namanya saja hidup. Ada aja ceritanya. Ini salah satu cerita malaminggu saya. Bahkan saya pun bingung harus bikin judul apa untuk malaminggu saya kali ini. Berawal dari sebuah perayaan. Mmh, perayaan bukan ya, namanya. Syukuran juga bukan.

Saya tau, tidak ada yang menyenangkan dari sebuah perpisahan. Untuk kesekian kalinya, saya mendengar cerita. Dan kali ini terjadi pada (anggap saja) teman saya sendiri. Sebagai wanita pada umumya, yang seringkali bikin #penciteraan ala-ala anak muda, punya stigma sendiri soal laki-laki. Ya, semacam istilah, ah, ‘ah, laki-laki gak ada yang bener’ (ditimpuk rame-rame, deh).

Tapi kejadian kali ini, ya, agak anomali. Teman saya, galau karena menyandang status duda. Ya, saya ga tau si, dalam hati beneran galau atau enggak. Tapi, bertahun-tahun menikah kemudian harus pisah, itu pasti bukan hal mudah. Dan, dari si lelaki ini bilang, yang menginginkan pisah bukan dia, tapi si mantan istri. Ah, rasanya kok aneh ya, biasanya istri rela survive dengan kondisi rumah tangga macam apa pun, apalagi udah punya anak. Demi anak. Tapi, beberapa temen saya bilang, saya ga boleh mengeneralisasikan semua masalah sama. Setiap orang, punya masalah sendiri-sendiri. Dan cara sendiri-sendiri untuk menyelesaikannya.

Dalam seseruan malam itu, pikiran-pikiran saya pun jadi punya kesimpulan. Kita semua ‘fun’ malam itu. Mengatasi sakit hati, emang ga gampang. Pura-pura seneng, padahal ‘nyesss’. Walaupun, ada aja banyak cara yang bisa membuat kita menjalani hidup lebih ringan. Intinya, dari sekian banyak cerita, saya mengumpulkan satu kesimpulan. Bahwa, pada dasarnya kita adalah satu individu. Mau single atau married, ya yang menjalani hidup itu memang kita. Sendiri. Yang lain? Cuma status. Yang terjadi? adalah hasil atau sebut saja itu takdir.

Good friend, good life. Malam itu. Kita semua ketawa-ketawa ga abis-abis. Beruntung, teman-teman kaya gini bisa bikin hidup lebih ringan. Ditemani aneka daging bakar dan minuman-minuman kelas bangsawan, membuat sejenak lupa soal aneh-aneh nya hidup. Bahagia itu sekarang, bukan masa lalu yang harus kita kenang-kenang, atau masa depan yang baru sekadar harapan. So, enjoy!😉

Selesai kenyang-kenyangan dengan macam-macam makanan tinggi kolesterol, kita pun lanjut karaoke bareng. Sebagian tepar, pingsan, atau jangan-jangan mabok ya? Hehe. Dan playlist lagu pun full, lagu-lagu galau. Dipersembahkan khusus buat yang punya hajat. Ya, mungkin masing-masing juga punya cerita di setiap lagu yang dinyanyiin, sii. Karaoke, emang salah satu cara paling ampuh, buang-buang penat, marah, jenuh, dan galau.

Oke, saya bikin tips ah, buat mengatasi patahati. Sebagian ampuh kok.

1. Dekat sama Allah. Serius, ini udah makin jarang dilakuin, tapi beneran, deh. Ampuh kok. Kayanya lebih optimis aja gitu ngadepin hidup. Dan lebih semangat, karena beda di jalan yang lebih baik.

2. Nyanyi. Lagu apa aja. Lagu jatuh cinta, bikin semangat ngebayangin hari depan yang indah-indah. Lagu galau, juga salah kok. Kalau saya pribadi, si, nyanyi lagu galau bukan bikin tambah mellow. Tapi jadi lebih seru aja, karena ga ngerasa kita sendiri yang ngalamin cerita kaya di lirik lagu. Hehe, ini ujungnya mellow ya?

3. Jadi lebih hebat. Semangat. Soal hasil? Belakangan lah. Kalau kita jadi lebih hebat dan lebih keren itu artinya kita menang. Orang yang bikin sakit hati, cuma bisa nyesel. Dan kita bisa senyum-senyum sok cool. 

4. Have fun. Fun sama apa aja yang kita suka. Hobi baru, teman-teman, kerjaan yang semuanya dilakukan dengan fun, bikin kita ngerasa, ga perlu, sakit hati berlama-lama. Ah, ga penting. Kemudian mati rasa dengan orang-orang yang udah bikin kita kecewa, marah, sakit hati atau ngamuk. Kalau udah masuk fase, ga peduli sama orang itu artinya kita udah masuk dalam zona aman. Satu langkah maju, bahagia itu segera datang.

Well, well, well, malam itu, seruu banget. Banyak kejadian yang bisa bikin saya ketawa ga abis-abis. Saya bisa menikmati malam, meski di sana ada yang ga penting. Ga peduli. Itu sesuatu loh. Hehe. Thanks, guys!

Cheers. 

Oh, iya, demi apa pun. Alhamdulillah, saya ga ikut minum-minuman macam begitu, kok. Tenang. Hehe.

One thought on “Single or Married. Tetep Fun!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s