Waktu

Karena waktu tidak pernah berhenti. Seperti yang terjadi sekarang. Setelah ‘setak’ dengan naskah buat soting besok, saya malah keasikan, entah keasikan dengan apa. Yang pasti asik sendiri dengan apa yang disuguhkan layar ini. Dan bukan dengan naskah, yang harusnya makin mendekati kelar. Jam segini.

Dan waktu itu tidak menunggu kita. Akan berjalan sesuai seharusnya. Mundur ke masa lalu? Waktu tetap gak bisa diulang. Waktu itu semakin dekat saja. Bisa jadi semakin dekat dengan apa yang sudah pernah kita bayangkan sebelumnya. Pun bisa jauh berbeda.

Lalu waktu yang mana yang bisa kita buang? Waktu itu akan habis dengan sendirinya. Kita hanya perlu bersabar sedikit menunggu waktu itu tiba. Atau bersiap saja. Sedekat apa pun waktu itu, atau sejauh apa.

Rasa-rasanya. Ya, begitulah waktu.

One thought on “Waktu

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s