SAYA BUKAN GAY!

Saya memang gak pernah tau rasanya jadi ‘gay’. Jadi, kalau celotehan saya kali ini menimbulkan kesan ini kesan itu, plis kita berdamai. Karena maksud saya, tak lebih dari sekedar berbagi.

Mungkin sekarang kita udah ga perlu lagi pura-pura tutup mata, dengan dunia seperti ini. Kenyataannya, komunitas atau pasangan sesama jenis sangat mudah kita temukan di setiap sudut ibu kota.  Continue reading

Advertisements
Posted in Oh

Opini Kedua

Second Opinion.

Begitu biasanya kita mencari masukan setelah ‘galau’ dengan masukan yang pertama. Hampir semua kita melakukannya. Apalagi, untuk beberapa keputusan penting, sering kali kita membutuhkan opini atau masukan. Ntah sebenarnya (dalam hati kita) sudah punya keputusan sendiri. Bahkan ada yang sudah sangat yakin. Atau justru ga punya keputusan apa-apa. Blank!

Opini, bisa dijadikan masukan tersendiri. Kekawatiran akan rasa percaya diri yang terlalu besar, membuat kita butuh opini atau ada yang menyebutnya pendapat. Jika tidak timbul sedikitpun keraguan, biasanya kita cukup dengan apa yang kita yakini. Opini dari mana pun, dari siapa pun rasa-rasanya tidak perlu. Boro-boro opini kedua. Pokoknya, yakin aja. Continue reading

Posted in Oh

Couple

Sometimes I wonder why we never had proper conversations like normal couples did. 

Like today, like yesterday. How about tomorrow. We’re together. 

Posted in Oh