Citra di Social Media

Intinya, sii ga usah iri dengan keberhasilan dan kebahagiaan orang lain.

Iseng aja ngomong gini, cuma karna ada salah satu status temen yang bilang “kenapa path isinya jadi pamer makanan ya?”

Kalau saya mau perjelas sii, path bukan cuma buat pamer makanan, tapi jadi tempat buat pamer apa pun. Pamer lagi ngapain, pamer lagi liburan, pamer lagi jalan-jalan, pamer lagi sama siapa, pamer abis belanja apa, pamer pengen belanja apa, dan lain-lain dan lain-lain. Terus? Ya udah.

Nah, sekarang bisa diliat lagi niatnya, ada orang yang ga niat pamer, tapi dipikir pamer. Ada juga yang emang pengen pamer. Nah, berarti apa tuh. Semua itu tergantung pikiran kita sendiri. Kalo kita mikirnya pamer, ya, pamer aja.

Padahal awalnya, path itu buat sharing. Kalau kita mikir positif, path bisa buat sharing kaya gini nih. Misalnya, ada temen yang sharing hotel keren tempat dia nginep pas liburan. Kita jadi tau, di mana hotel keren itu. Bisa kapan-kapan ke sana, atau kalo emang belum mampu, ya mayan bisa liat gambar bagus dan ngerti hotel keren itu seperti apa. Bukannya malah nggondok dalam hati. “Ni orang pamer banget sii nginep di hotel bagus”

Atau ada orang yang sharing, dia lagi makan di restoran romantis sama pasangannya. Kita kan jadi tau ada restoran romantis seperti itu yang bisa jadi referensi kita. Atau, kita berpikiran, “idihhh ni orang pamer mulu deh kalo lagi sama si (sebut nama pasangan)” padahal, sebenarnya mereka cuma lagi meeting kerja, atau malah kode buat ngajakin yang lain buat gabung.

Ada yang share foto dapet hadiah berlian dari pacarnya. Mungkin sebagian langsung mikir, “aslii ni orang sombong abis” Padahal belum tentu tu orang beneran dikasi berlian, atau itu cuma berlian palsu.

Ada lagi yang posting kata kata mutiara keren. Kita langsung menilai. Woww ni orang smart abis dari postingan statusnya. Padahal? Itu cuma saduran dari buku kahlil gibran yang sedang dia baca. Atau justru menilai dia bodoh cuma karena status pathnya yang konyol dan ga penting.

Intinya, dont judge people by her/him path (atau sejenis social media lainnya). Judge positif atau negatif, kalau ga mau tertipu. We better know each other closer.

Ga usah iri akan apa yang mereka publish. Ga semuanya seperti apa yang kita lihat, apalagi cuma sekedar path. Belum tentu hidup mereka seindah apa yang mereka ceritakan melalui path dan social media lainnya itu. Yang pasti, ga semua dari mereka mengumbar kesedihannya seperti kamu. Hahaha. So, here you are now.

Posted in Oh

One thought on “Citra di Social Media

  1. Bukan Path aja jejaring sosial yang orang kira buat pamer. Kaya instagram sama foursquare juga orang yang mikirnya pendek selalu nyangka yang post itu pamer ato gimana. Padahal kan cuma sharing doang. Pandangan orang yang beda kadang bikin ga enak juga sih.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s