Kisah Pasukan Kereta

Baru saja saya membatin soal perjuangan naik kereta pagi, bertepatan dengan kecelakaan sebuah mobil tangki yang menabrak gerbong kereta dan memakan sejumah korban jiwa dan luka-luka. Ketika suatu pagi, akhirnya saya memutuskan untuk kembali menjadi pasukan kereta lagi. Istilah yang saya kutip dari teman-teman seperjuangan yang mengandalkan commuter line untuk berangkat ke tempat kerjanya setiap hari.

Ketika sudah tidak tahan harus nyetir di pagi buta, dan harus terjebak macet ketika terlambat beberapa menit keluar rumah, saya pikir lebih baik naik kereta saja. Jalanan tidak pernah bersahabat. Belum lagi, pulangnya, saya harus kembali membawa pulang kendaraan itu, karena meninggalkan mobil di parkiran kantor menjadi masalah baru.

Jalanan bukan sahabat yang baik. Saya pernah pulang kantor pukul dua siang, karena masih ingin menyelesaikan banyak urusan. Ternyata, macetnya 11-12 sama macet pagi. OMG, jam dua sama sekali bukan jam bubaran kantor kan? Continue reading

Advertisements