Mimpi Keliling Dunia

Sejak berhenti kerja kantoran, eh, sejak berhenti kerja di perusahaan besar, ternyata bikin pikiran terbuka lebih luas. Pola pikir ga monoton lagi. Emang sii kalo ga pinter-pinter malah jadi ga produktif, tapi setidaknya saya jadi berani punya mimpi. Salah satunya adalah, jalan-jalan keliling dunia. Tentu saja mimpi ini bukan cuma jadi impian saya aja toh. Tapi mimpi kamu juga kan. Dan mungkin mimpi kebanyakan orang. Kenapa akhirnya saya berani bermimpi. 

1. Yang pasti, penghasilan gak terpatok sama gaji yang diterima setiap bulannya. Yang jumlahnya pasti udah keitung. Bukan karna setelah usaha lebih makmur sejahtera sii (amin kalo iya). Tapi, minimal jadi berani punya mimpi yang lebih besar. Usaha berbanding lurus sama penghasilan. Kalo males malesan ya gada penghasilan. Ini berlaku kalo usahanya MLM (multi level marketing) juga ya kan. 

2. Jadwal libur yang bisa kita atur sendiri. Kebayang dulu, jaman kerja, harus atur cuti jauh-jauh hari. Belum lagi kalo ga dikasih atau gantian sama bos. Kalo masih kroco, siap-siap aja ga dikasi di hari kejepit atau rapelan hari libur nasional. Hehe. Buat saya yang pinginnya maen mulu begini, mana cukup 12 hari dalam setahun ya kan? Dan poinnya hanyalah libur yang bisa kita atur sendiri, artinya belum tentu yang bisa libur ‘semau gw’ loh. Karena ternyata, pusing kerjanya bisa jadi berkali-kali lipat. Gak kenal pagi siang malam, weekend, bahkan hari libur besar sekali pun. Lebay? Intinya kita yang bisa kontrol sendiri. Libur yang bener-bener libur atau libur yang tetap mikirin kerjaan. Nah lo. It happened to me many times. 

3. Alhamdulillah, dijodohkan dengan pasangan hidup yang hasrat jalan-jalannya luar biasa lebih dahsyat dari saya. Kadang suka ga kira-kira sama kemampuan celengan. Tapi, ya gapapa, bikin jadi lebih semangat juga kan mengais rezeki. 

4. Teknologi canggih jaman sekarang bikin kita makin mudah meng-update (mendapat info) tempat-tempat menarik dan kegiatan-kegiatan apa yang menarik dilakukan di tempat, kota, atau negara tersebut. Bikin makin tergiur banget pingin ke sana. Ya, gitu aja sih. Intinya MUPENG. 

5. Tinggal di Jakarta, emang alasan besar banget untuk sering-sering plesiran. Cobaan tinggal di Kota ini luarrr biasaa dimulai dari macetnya! Dan cobaan-cobaan lainnya yang enggan saya sebut satu per satu takut dikata ga bersyukur. Hehe.

6. Kata Zandi, kalo mau kreatif, harus banyak berjalan. Menjelajah. Biar pikiran makin terbuka dan ga mentok. Ini dia salah satu alasan yang bikin saya pingin selalu bareng-bareng suami dan (insya Allah) anak kalo nanti jalan-jalan. Bahagia bareng-bareng, dan serap ilmu bareng-bareng. Hehe. 

Yaaa, bolehh dongg namanya juga mimpi. Mimpi dibantu dengan alasan-alasan yang logis. Biar ga manyun-manyun amet. Semoga bisa jadi kenyataan dan dicukupkan umur serta rezekinya, ya. Yang pasti jangan sampai kesempatan yang ada membuat kita jadi kufur nikmat. Semakin bahagia semakin bersyukur, karena sejatinya, semakin bersyukur kita akan semakin bahagia. Eheumm! 

Yuk, ah. Lanjut lagi mimpinya. Hehe. 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s